Akhir-akhir ini beberapa perajin mulai mencoba menciptakan motif baru yang isinya merekam aktivitas keseharian masyarakat. Guratan Motif Batik Sragen ini cenderung makna secara tegas. Selain itu warna-warna batik Sragen juga lebih bervariatif. Tidak cuma warna gelap sogan, tapi juga warna-warna cerah seperti hijau, merah, pink, biru, ungu.
Batik Sragen juga dikenal dengan batik gaya lawasan. Maksudnya membuat batik menjadi seolah-olah berumur puluhan tahun atau ratusan tahun, terkesan kuno dan antik. Ini mirip teknik retro di bidang mebel, memproduksi barang dari bahan baku yang berumur muda dibuat dan difinishing sedemikian rupa hingga seolah-olah antik.
Sumber : batikindonesia.com

No comments:
Post a Comment